Kehidupan yang dinamis bisa jadi membuat situasi serba di luar ekspektasi, dan terkadang dalam menghadapi situasi yang berubah-ubah tanpa disadari telah membuat diri menjadi tidak tenang. Jiwa, pikiran, maupun hati yang tidak tenang sering kali membuat diri menjadi khawatir, berfikir tidak menentu, dan bahkan membuat diri menjadi tidak fokus. Oleh karena menjadi penting bagi seorang pribadi memiliki kemampuan, minimal memahami sebuah strategi agar tetap tenang dalam situasi apapun.
| Erwinnoer.com (Ilustrasi: Islampos. com) |
Terdapat banyak cara agar diri menjadi tetap tenang dalam situasi apapun, khususnya situasi yang menurut kamu sangat di luar ekspektasi. Salah satu caranya adalah dengan mengatur ulang perspektif mu dalam melihat, dan menilai sesuatu.
Perspektif, atau sudut pandang diri dalam melihat dan menilai sesuatu sangatlah berpengaruh pada kondisi ketenangan diri. Banyak kegelisahan yang terjadi pada diri karena sesuatu hal, akibat diri terlanjur berperspektif dan menarik kesimpulan. Padahal banyak hal yang terjadi sebenarnya di luar kehendak, dan juga diluar kemampuan.
Memaksakan kehendak tidaklah tepat, karena tidak semua hal diluar dari diri dapat berjalan sesuai harapan. Maka, ketika keadaan tidak sesuai harapan, seorang dapat menjadi tenang dengan cara mengubah perspektif, dan cara pandang.
Contoh: kamu berkeinginan menjadi yang terbaik di lingkungan masyarakat tempat tinggalmu. Namun, kenyataannya keadaan membuat potensi terbaikmu tidak tersalurkan. Kadang kenyataan yang tidak sesuai ekspektasi membuat diri menjadi tenang. Namun, dari pada kamu merenungi dan merasa khawatir karena keadaan yang tidak sesuai ekspektasimu. Kamu bisa saja merubah cara pandangmu, atau perspektifmu. Misal kamu tidak harus menjadi yang terbaik di lingkungan masyarakatmu. Mungkin cukuplah menjadi yang terbaik di dalam kehidupan keluargamu.
Bukan menjadi plin plan atas setiap keputusan, maupun sudut pandang yang telah diambil. Tetapi belajar memaknai kehidupan yang dinamis, dengan lebih terbuka, ikhlas, adaptasi, dan juga menerima keadaan yang ada dengan berpasrah kepada Yang Maha Kuasa.
Wah gue banget nih
BalasHapusSemoga semua baik2 saja, aamiin.
Makasih min. ðŸ˜
Bener juga sih ya
BalasHapus"Bukan menjadi plin plan atas setiap keputusan, maupun sudut pandang yang telah diambil. Tetapi belajar memaknai kehidupan yang dinamis, dengan lebih terbuka, ikhlas, adaptasi, dan juga menerima keadaan yang ada dengan berpasrah kepada Yang Maha Kuasa. "
Semoga dengan lebih adaptif bisa menjadikan diri semakin tenang.