Blogger Jateng

Tips Kehidupan: Membangun Personal Branding Dengan Konsep Diri

 


Konsep diri pada hakikatnya adalah cara pandang, maupun penilaian seseorang terhadap dirinya sendiri. Sebagaimana menurut Rochman Natawidjaja (1979), yang mengatakan konsep diri berkaitan dengan persepsi individu mengenai dirinya sendiri, yang meliputi kemampuan dan ketidakmampuannya, tabiat-tabiatnya, harga dirinya dan hubungannya dengan orang lain. Konsep diri penting karena merupakan salah satu faktor penentu perilaku seseorang, apakah akan baik atau buruk (Clara R. Pudjijogyanti, 1995). Clara R. Pudjijogyanti, juga mengatakan Perilaku negatif seseorang adalah perwujudan dari adanya gangguan dalam usaha pencapaian harga diri. Sebaliknya ketika seorang dapat berperilaku positif artinya seseorang tersebut telah menemukan, dan berproses dalam pencapaian harga dirinya.

Erwinnoer.com (Sumber Ilustrasi: Shutterstock)

Konsep diri dapat dibedakan menjadi 2, yaitu konsep diri positif, dan juga konsep diri negatif. Konsep diri positif biasanya berkaitan dengan kepercayaan diri baik, merasa setara dengan orang lain, optimis, dapat menerima kritikan maupun pujian, dapat memahami bahwa setiap orang itu unik, sehingga tidak memperdebatkan adanya perbedaan yang ada pada dirinya dan juga orang, selain itu dapat bersyukur juga bagian dari konsep diri positif.

Sebaliknya konsep diri negatif, cenderung kepada kepercayaan diri yang rendah, merasa rendah dari orang lain, pesimis, sensitif pada kritik, kurang stabil emosionalnya, dan juga kurang pandai dalam bersyukur. Bahkan konsep diri yang negatif, membuat dirinya kesulitan dalam beradaptasi dengan keadaan.

Konsep diri biasanya meliputi kemampuan, karakter diri, sikap, perasaan, kebutuhan, tujuan hidup, dan juga  penampilan diri.

Lalu apakah bisa membangun personal branding dengan konsep diri ? Tentu saja bisa. Karena pada dasarnya sebelum membangun personal branding, seseorang tentunya perlu memahami dirinya, dengan mencari tau seperti apa konsep diri yang ingin di bangun. Kalo konsep diri berkaitan dengan  cara seseorang melihat, dan berpersepsi terhadap dirinya. Maka, personal branding adalah cara menampilkan konsep diri di hadapan publik. Jadi, alurnya adalah memiliki konsep diri kemudian membangun personal branding.

Berikut Tips Membangun Personal Branding Dengan Konsep Diri:

  1. Identifikasi kemampuan, maupun keunggulan yang menurut kamu ada di dalam diri kamu. Bisa berupa kemampuan yang kamu dapat dari pendidikan formal, maupun secara otodidak. Setelah kamu memahaminya, dan kamu sudah yakin. Kamu bisa bangun personal branding dengan kemampuan yang kamu miliki. Kamu bisa publik kemampuan kamu melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain. Contoh: kamu memiliki kemampuan mendesain, maka kamu bisa mulai dengan membagikan hasil desain kamu. Bahkan kamu bisa menawarkan jasa desain, baik secara sukarela maupun berbayar.

  2. Identifikasi karakter diri, sikap, perasaan, maupun tabiat yang kamu miliki. Setelah kamu memahaminya, dan kamu merasa itu adalah diri kamu banget. Kamu bisa publik karakter diri kamu, dengan banyak berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain. Contoh: kamu adalah sosok yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kehidupan orang lain. Maka, kamu bisa mulai tunjukkan kepedulianmu dengan ikut kegiatan-kegiatan sosial. 

  3. Identifikasi kebutuhan apa saja yang menunjang kehidupan kamu. Setelah kamu memahaminya, dan kamu merasa itu adalah kebutuhan diri kamu banget. Kamu bisa mulai fokus pada kebutuhan kamu, dan mulai memilah-milah aktivitas yang dapat memenuhi kebutuhan kamu. Maka, personal branding yang kamu bangun juga berkaitan dengan pemenuhan-pemenuhan kebutuhan kamu. Contoh: kamu adalah seseorang yang merasa butuh bekerja dilingkungan yang banyak interaksi. Maka, kamu tidak perlu berlama-lama bekerja dilingkungan yang minim interaksi. Dengan begitu personal branding yang kamu bangun adalah kamu adalah sosok yang gemar berinteraksi, dan itu terlihat dari jenis pekerjaanmu. Dan beruntungnya jenis pekerjaanmu tersebut, sesuai dengan kebutuhanmu. 

  4. Identifikasi tujuan hidup yang sebenarnya merupakan tujuan utama kamu. Setelah kamu memahaminya, dan kamu merasa itu adalah tujuan hidup diri kamu banget. Kamu bisa mulai fokus pada tujuan hidup kamu, dan mulai memilah-milah aktivitas yang berorientasi pada pencapaian tujuan hidup kamu. Contoh: kamu adalah seseorang yang memiliki tujuan hidup bermanfaat bagi orang lain dengan cara mengajar. Maka, kamu tidak perlu berlama-lama bekerja dilingkungan yang tidak merepresentasikan tujuan hidup kamu. Dengan begitu personal branding yang kamu bangun adalah kamu adalah sosok yang gemar mengajar, dan itu terlihat dari jenis pekerjaanmu. Dan beruntungnya jenis pekerjaan kamu tersebut, sesuai dengan tujuan hidup kamu.

  5. Identifikasi penampilan yang ingin melekat di diri kamu, dan sekaligus ingin kamu tampilkan di hadapan publik. Setelah kamu memahaminya, dan kamu merasa itu adalah cara kamu menampilkan diri kamu banget.  Kamu bisa mulai membiasakan, dengan begitu penampilan kamu akan membangun personal branding kamu. Contoh: kamu adalah seseorang yang menyukai batik’, kamu bisa memilih produk-produk yang memiliki sentuhan batik. Dengan begitu kamu juga akan dikenal sebagai sosok, yang gemar dengan batik.


Untuk dapat memahami konsep diri, kamu bisa mulai dengan mengenali diri sendiri, melakukan hal baru, bertanya kepada yang ahli atau berkonsultasi, atau mulai jujur terhadap diri sendiri. kamu juga bisa meminta feedback kepada orang lain, menurut sudut pandang mereka terhadap kamu.


21 komentar untuk "Tips Kehidupan: Membangun Personal Branding Dengan Konsep Diri"

  1. Saya pikir peran orang tua saat mendidik anak di masa kecil juga berpengaruh besar dalam membentuk konsep diri anak. Orang tua yang salah dalam mendidik anak, misalnya terlalu mengekang, suka marah-marah dan tidak pernah menghargai prestasi anak, akan membuat anak tersebut cenderung memiliki konsep diri negatif seperti pesimis, tidak percaya diri, takut bergaul dan lain sebagainya. Sehingga di masa dewasa, anak tersebut membutuhkan usaha yang lebih keras untuk memperbaiki konsep dirinya yang terlanjur negatif, dibanding anak-anak yang beruntung memiliki orang tua yang mengerti cara mendidik anak yang benar. Semoga kita bisa menjadi orang tua yang tidak melakukan kesalahan dalam mendidik anak-anak.

    BalasHapus
  2. Jadi kaitannya erat banget dengan habit ya mas? Kebiasaan yang sering kita lakukan lambat laun bisa jadi ciri khas/brand kita.

    BalasHapus
  3. nah ini, terkait personal branding, slaah satu hal yang belum dapat secara maksimal saya lakukan meski sudah dikasi saran oleh teman-teman. makasih infonya...

    BalasHapus
  4. kebiasaan dalam diri memang menjadi faktor penting dalan personal branding. makanya, banyak orang berusaha mengasah skillnya agar personal brandingnya lebih baik

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Personal branding yang baik akan melahirkan pandangan yang baik juga dari berbagai pihak hingga orang lain memiliki kepercayaan yang tinggi pada pemilik personal branding, tapi baru ini sy sadar bahwa personal branding yang bagus akan tebentuk dari dari percaya diri terlebih dahulu.

    BalasHapus
  7. Aku pikir, branding ini hal yang ingin ditunjukkan. Meski bukan dari hal-hal sehari-hari yang biasa ditunjukkan dalam kehidupan nyata.
    Ternyata cara tercepat adalah dengan memahami konsep masing-masing personal sehingga menjadi branding yang kuat.

    BalasHapus
  8. jujur pada diri sendiri adalah cara mengenal diri sendiri sehingga selanjutnya akan lebih mudah untuk melakukan branding, bukan hal yang dibuat-buat karena memang proses apa adanya

    BalasHapus
  9. Sangat bermanfaat sekali kak, jadi kita benar sih harus mengetahui diri kita sendiri dengan benar" konsep kita yang dilakukan dengan baik

    BalasHapus
  10. Percaya diri dan merasa diri mampu memang penting Yaa demi membangun citra diri atau personal branding. Pola pikir yang positif mampu membawa setiap orang ke kondisi yg membahagiakan dan menyenangkan. Thanks mba tips nya.

    BalasHapus
  11. Ulasan yang singkat namun mendalam, keren banget nih kk. Sangat menginspirasi buat saya

    BalasHapus
  12. Setuju nih. Personal branding kan apa yang melekat dalam diri kita, lalu menjadi ciri khas. Konsep diri erat banget kaitannya dengan mengenal diri dan menciptakan kebiasaan.

    BalasHapus
  13. personal branding ini perlu sebagai ciri khas dan konsep kita. tks share artikel bermanfaatnya

    BalasHapus
  14. mampu mengenali diri sendiri adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas citra diri sih emang, dengan mengetahui mana kelebihan dan kekurangan kita, bisa bisa tahu mana yang seharusnya di tingkatkan

    BalasHapus
  15. Masih struggle di identifikasi tujuan hidu. That's why saya terjebak quarter life crisis. Sekarang meskipun berat tapi akan saya perjuangkan salah satunya dengan menjadi blogger.

    BalasHapus
  16. Percaya diri adalah kunci kita bisa membangun personal branding yang baik. Terima kasih sudah share artikel yang sangat bermanfaat ini.

    BalasHapus
  17. Sekarang lagi ngerasa stuck sama diri sendiri mas. Terima kasih ulasannyaa,

    BalasHapus
  18. artikel bermfaat nih, sebab tidak semua orang mampu mengenali dirinya sendiri dengan baik.

    BalasHapus
  19. Beberapa hari yang lalu ikut webinar tentang Personal Branding. Sangat relate sekali dengan info yang saya baca di blog ini. Untuk membangun branding, pertama-tama harus mengenal diri sendiri dulu.

    BalasHapus
  20. Baca lima tipsnya sama seperti menerapkan ikigai ya kak. Seingat saya ikigai juga pakai konsep yang seperti itu. Dan saya suka sekali dengan tips2 di atas. Poin satu dan lima dua yang bisa diterapin segera, sisanya butuh waktu sekali. 🫣

    BalasHapus
  21. Personal branding emang menjadi sebuah persepsi yg kita kembangkan terhadap diri kita agar mendapat kepercayaan juga dari org lain..

    Branding saat ini sangat penting sekali, dan personal branding pun bisa dinilai dari perilaku berselancar di media sosial lho..

    Smoga ada nih entar artikel yg membahas hal tsb di blog ini..

    Trims telah berbagi informasinya

    BalasHapus

Tolong berkomentarlah dengan sopan, dan membangun blog ini. Hindari perbuatan SPAM