Blogger Jateng

Tips Membangun Personal Branding Dengan Prinsip IKIGAI



Personal branding adalah citra diri  yang dapat ditampilkan  di hadapan publik. Oleh karena itu  membangun personal branding di hadapan publik perlu dilakukan. Karena personal branding akan mempengaruhi nilaimu di hadapan publik. Penilaian publik terhadap dirimu tergantung dengan personal branding yang kamu tampilkan. Saat ini personal branding bisa ditampilkan lewat apa saja, bisa melalui pola hidup sehari-hari, maupun melalui kehidupan sosial media kamu. Maka, dari itu membangun personal branding harus dilakukan hati-hati.

Menurut McNally dan Speak (2004), personal branding dapat membangun persepsi dan tertanam serta terpelihara di pikiran orang lain. Hingga pada akhirnya dengan membangun personal branding secara tepat, akan membuat publik memandang positif terhadap dirinya. Dari pandangannya setidaknya ada tiga karakteristik utama dalam membangun personal branding, yaitu memiliki ciri khas, konsisten, dan relevan. Sedangkan menurut Rampersad (2008), selain tiga karakteristik utama tersebut. Ada beberapa karakteristik pelengkap, yaitu spesialisasi, berwibawa, kinerja, kebaikan, kegigihan, dan visibilitas.

Dengan memahami karakteristik di atas tentu akan semakin mudah dalam membangun personal branding. Ada banyak cara dalam membangun personal branding, termasuk dengan menerapkan prinsip ikigai. Ikigai merupakan prinsip menjalani kehidupan, dan Prinsip ini sudah banyak diterapkan oleh masyarakat Japan. Yuk perhatikan gambar berikut:


Pada dasarnya ikigai merupakan irisan dari  elemen passion, mission, vocation, dan profesion. keempat elemen tersebut saling berkaitan, dan saling melengkapi. Dalam prinsip ikigai, jika kamu hanya menemukan salah satunya saja berarti kamu belum menemukan ikigai dalam cara hidupmu. Kaitanya dengan prinsip ikigai dalam membangun personal branding, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

  • Pertama, personal branding yang sedang kamu bangun sebaiknya merupakan hal yang kamu sukai, dan sesuatu yang membuat kamu bergairah untuk melakukannya. Sehingga dengan personal branding tersebut kamu akan merasa bahagia, dan bersemangat.
  • Kedua, personal branding yang sedang kamu bangun sebaiknya merupakan hal yang dibutuhkan oleh lingkungan. Artinya tidak hanya kamu sukai, tetapi juga dibutuhkan oleh orang banyak.
  • Ketiga, personal branding yang sedang kamu bangun sebaiknya merupakan hal yang membuat kamu dibayar, atau mendatangkan penghasilan. Artinya tidak hanya kamu sukai, dibutuhkan oleh banyak orang, tetapi juga membuat kamu di bayar.
  • Keempat, personal branding yang sedang kamu bangun sebaiknya berkaitan  dengan hal yang benar-benar kamu   kuasai. Artinya tidak hanya kamu sukai, dibutuhkan oleh banyak orang, kamu di bayar, tetapi juga berkaitan dengan hal yang benar-benar kamu kuasai.

Dengan membangun personal branding dengan menerapkan prinsip ikigai, maka kamu tidak hanya akan dipandang positif oleh publik. Tetapi, kamu juga akan merasa bahagia, dan selalu semangat,


15 komentar untuk " Tips Membangun Personal Branding Dengan Prinsip IKIGAI"

  1. Sangat membantu kak, untuk menambah pengetahuan

    BalasHapus
  2. Poin ke-4 nih, dunia bakal indah kalau semua orang berkecimpung di bidang keahlian masing-masing😁

    BalasHapus
  3. Kompleks sekali kalau berdasarkan teorinya IKIGAI. Tapi lebih realistis sih, ketika kita sudah membangun sesuatu dan meluangkan waktu untuk itu, harusnya kita juga memikirkan dari segi penghasilan yang akan didapatkan dari apa yang sudah dibangun. Nice, makasih pencerahannya kak.

    BalasHapus
  4. Pernah baca buku yang judulnya IKIGAI. Tapi yang sejauh ini ku pahami itu lebih ke menemukan tujuan hidup dengan konsep ikigai, namun membangun branding ini salah satu didalamnya. Nice info kak! Thanks yaa sudah sharing

    BalasHapus
  5. Sudut pandang yang menarik Kak, menggabungkan branding dengan konsep IKIGAI. Menurut saya konsep IKIGAI cukup susah untuk dipraktikkan, membutuhkan waktu lama, namun bukan tidak mungkin untuk dikuasai.,,, Josss

    BalasHapus
  6. Sebelumnya pernah nyoba IKIGAI saat awal kuliah untuk membentuk tujuan hidup saya. Namun belum pernah terpikirkan untuk lebih jauh yaitu membentuk personal branding. Nice sharing!

    BalasHapus
  7. Setuju dg artikel ini, menarik bgt..
    Saat ini personal branding emang penting bgt, apalagi ada media sosial yg bisa kita manfaatkan utk citra branding personal kita..
    Dengan personal branding yg baik bisa menjadi sebuah jalur keuntungan & bisnis yg memudahkan kepercayaan org lain kepada kita .

    Trimakasih telah share infomasinya

    BalasHapus
  8. Membangun personal branding memang sangat penting ya. Dengan ikugai ini personal branding jd lebih terarah membangunnya. Tp jujur membangun personal branding itu emang gk mudah.

    BalasHapus
  9. Wah, sedang berjuang membangun personal branding nih via medsos. Berarti kunci awalnya mencari tahu apa yang ada di di irisan IKIGAI dulu ya. Poin no 3 menarik, hehe memiliki personal branding yang juga menghasilkan atau dibayar.

    BalasHapus
  10. Keempat poin yang menarik. Mungkin itu alasannya kenapa kadang seseorang belum menemukan IKIGAI dalam hidupnya, kadang ada miss di salahsatu dari 4 poin nya.

    BalasHapus
  11. Pentingnya membangun personal branding yang sesuai dengan elemen IKIGAI masing-masing personal. Aku jadi paham dengan diagram elemen passion, mission, vocation, dan profesion yang beririsan dan harus melihat bahwa branding yang kita lakukan bisa jadi mendatangkan rejeki dari sana yaa.. Mengerjakan dengan happy bikin pekerjaan seberat apapun menjadi menyenangkan.

    BalasHapus
  12. personal branding penting banget emang kak ya, banyak skrang yang ningkatin personal branding lewat sosmed sampai blog. tapi perlu prinsip semacam ikigai ini emang buat tau caranya ya. terima kasih ya kak artikelnya sangat bagus

    BalasHapus
  13. Terima kasih ulasannya kak.. Personal branding masih harus dibangun lagi dan yang paling ssh ada mempertahankannya kakk

    BalasHapus
  14. Wah, tulisannya bagus sekali kakak. Sangat inspiratif, bisa dipraktekkan nih

    BalasHapus
  15. Jadi intinya, ciri khas, konsisten, dan relevan. di antara itu yang susah itu tetap konsisten. wah boleh dicoba nihh

    BalasHapus

Tolong berkomentarlah dengan sopan, dan membangun blog ini. Hindari perbuatan SPAM