Jumat, 11 Juni 2021

Introvert, jago komunikasi: perlukah?

Oleh: Erwin Noer

Hallo, guys..
Hari ini gue mau bahas sebuah topik yang menarik. Topik gue ini tentang seseorang yang berkarakteristik introvert. Dalam tulisan gue, kalii mencoba menjawab sebuah pertanyaan tentang perlunya seorang introvert menguasi cara komunikasi yang baik, bahkan bisa di bilang jago. Kira-kira perlu gak guys?

Komunikasi|Sumber Gambar: Qerja.com

Okey, untuk memjawab pertanyaan tersebut. Gue akan coba mulai dengan cerita tentang kondisi saat ini. Mungkin temen-temen pernah ngebaca lowongan kerja yang isi persyaratannya "Mampu Berkomunikasi Dengan Baik". Dan lowongan kerja yang menuliskan persyaratan tersebut jumlahnya gak sedikit. 

Persyaratan semacam itu tentu buat temen-temen yang berkarakteristik ekstrovert, bukanlah masalah. Tapi, untuk yang berkarakteristik introvert tentu akan menjadi dilematis, belum lagi kalo sudah introvert' dan minim pengalaman kerja, bahkan untuk jenjang ijazah tidak masuk kriteria.  Tentu akan semakin memojokkan teman-temen yang berkarakteristik introvert.

Dari penggalan cerita gue itu, yang sebenarnya banyak hal yang gue temui dan bisa gue ceritain lebih banyak, dan lebih detail.
Gue, dan temen-temen, mungkin sedikit banyak menyadari tentang sulitnya seseorang introvert adaptasi dengan kondisi yang serba bising, serba tim, dan serba komunikasi publik.

Maka, ketika introvert pada akhirnya harus berada di situasi bissing, tim, dan identik dengan komunikasi publik. Hal semacam ini tentu membuat seorang introvert berjuang lebih keras.
Gue, sebenarnya introvert' sehingga gue paham banget persoalan ini.

Maka, kalo kita kembali ke pertanyaan awal "perlukah sesorang introvert, jago komunikasi".

Jawabannya: seseorang introvert gak harus jago komunikasi publik,,banyak ngobrol, dan basa-basi. Tapi, sesulit apapun beradaptasi,, introvert perlu mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan komunikasi.

Teman-teman, sebagai introvert dapat berkomunikasi tanpa perlu banyak bicara. Caranya adalah dengan menjadi pribadi yang lebih baik, kerja keras, dan memiliki keahlian.

Karena menurut gue, introvert punya cara yang khas dalam menyampaikan informasi, bahkan tidak sedikt introvert lebih menyukai berkata melalui tindakan dari pada sekedar berbicara.




3 komentar:

  1. Untuk sekarang saya jarang pake labelling introvert-ekstrovert ini, meski kalau boleh dikategorisasikan saya masuk introvert. Alasan kenapa saya ga terlalu suka pelabelan ini karena seringnya ini malah dipake buat kambinghitam dan stigma. Kalau punya kurang atau salah ya diperbaiki, analisis per kasusnya, bukan menyederhanakan lewat label psikologis, apalagi zodiak.

    Kemampuan kayak bicara di depan banyak orang, berkomunikasi dan empati itu bisa dikembangkan, baik yg introvert dan extrovert (soalnya banyak juga ekstrovet yg kemampuan sosialnya buruk). Karena masuknya kemampuan/skill, pastinya bisa dipelajari dan dikembangkan.

    BalasHapus
  2. I am an introvert too! Sebenernya introvert tidak selalu menggambarkan seseorang yg tidak bisa bicara didepan umum. Hanya mereka butuh effort dan energy extra utk berada diruang sosial. Dan public speaking bs dilatih kok. So, jangan khawatir! Tetap semangat belajar

    BalasHapus
  3. I am an introvert too! Sebenernya introvert tidak selalu menggambarkan seseorang yg tidak bisa bicara didepan umum. Hanya mereka butuh effort dan energy extra utk berada diruang sosial. Dan public speaking bs dilatih kok. So, jangan khawatir! Tetap semangat belajar

    BalasHapus

Tolong berkomentarlah dengan sopan, dan membangun blog ini. Hindari perbuatan SPAM

Introvert, jago komunikasi: perlukah?

Oleh: Erwin Noer Hallo, guys.. Hari ini gue mau bahas sebuah topik yang menarik. Topik gue ini tentang seseorang yang berkarakteristik intro...