Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Personal Branding: Pengertian, Tujuan, Manfaat, Cara Membangun, dan Kaitannya Dengan Kesuksesan

  

Sumber: dreamtalent. id



Tentu kita tidak asing dengan istilah branding, atau istilah lainnya adalah citra atau kesan yang ditampakkan. Ide dari kata branding sendiri, mengarah pada suatu kesan yang ditampilkan dan berharap kesan positif tersebut tersampaikan. Branding sendiri bisa dikaitkan dengan berbagai hal, seperti diri seseorang, produk, organisasi, komunitas, masyarakat, perusahaan, dan lain sebagainya. Tapi, dalam pembahasan saya kali ini, saya lebih berbicara tentang branding yang melekat pada diri seseorang, atau yang kita sebut dengan personal branding.


Pembahas ini menjadi penting, dan menarik karena hingga saat ini, sebagian besar dari masyarakat masih banyak yang mengabaikan tentang personal branding. Padahal personal branding memiliki dampak yang baik bagi seseorang bila dimaksimalkan, dan sebaliknya bila diabaikan bisa berdampak tidak baik.


Bayangkan jika tanpa sadar anda memiliki kebiasaan tidak baik, seperti membuang sampah sembarangan. Cepat atau lambat, anda akan dikenal sebagai sosok yang membuang sampah sembarang. Suatu ketika anda, melamar pekerjaan disuatu perusahaan nasional. Secara kualifikasi, anda sangat layak diterima. Tetapi, setelah ditelusuri ternyata kebiasaan anda yang membuang sampah sembarang, hingga akhirnya menjadi personal branding bagi anda. Pemilik kerja menjadi berubah pikiran, karena anda dianggap memiliki citra diri yang negatif. 


Tentu hal tersebut sangat merugikan anda bukan ? Oleh, karena membangun personal branding positif itu perlu, karena disitulah nilai atau value menjadi lebih nampak.


Oke langsung aja kita ngobrolin tentang personal branding..


Pengertian Personal Branding


Personal branding adalah suatu kekuatan yang dapat membuat orang lain menilai, mengambil keputusan, dan bertindak sesuai apa yang kita harapkan. Sehingga personal branding, menjadi aset bagi siapa saja yang mulai menyadari manfaatnya, dan mencoba membangun personal branding yang baik. Dari beberapa ahli mengatakan, bahwa personal branding adalah sebuah seni dalam menarik dan memelihara lebih banyak klien dengan cara membentuk persepsi publik secara aktif (Montoya, 2002). Lebih lanjut Personal branding menjadi kemampuan dalam menggunakan atribut-atribut secara bebas yang menunjukkan kemampuan anda dalam mengatur harapan-harapan yang ingin orang lain terima dalam pertemuannya dengan anda (Mobray, 2009). Personal branding juga merupakan proses membentuk persepsi masyarakat terhadap aspek-aspek yang dimiliki oleh seseorang, diantaranya adalah kepribadian, kemampuan, atau nilai-nilai, maupun stimulus yang pada akhirnya menimbulkan persepsi positif dari masyarakat. Tentunya akan berdampak baik terhadap kehidupan kita (Ronald Susanto, 2010). 


Tujuan Personal Branding


Membangun personal branding, setiap orang tentu memiliki motivasi yang berbeda. Tetapi, jika ditarik kesamaannya adalah membuat orang lain mengenal, menilai, dan bersikap sebagaimana harapan dari si pemilik personal branding tersebut.


Manfaat Personal Branding

Sebagaimana penjelasan diatas personal branding memiliki banyak sekali manfaat bagi seseorang yang mengoptimalkan personal brandingnya. Ada beberapa manfaat dari membangunpersonal branding diantaranya adalah lebih percaya diri dan lebih mendapatkan kepercayaan, Berbagai keperluan menjadi lebih mudah, dan Berbagai bisnis lebih mudah berkembang.


Cara Membangun Personal Branding

Membangun personal branding tentu bukanlah cara yang mudah. Karena personal branding muncul dari pembiasaan-pembiasaan diri, hingga pada akhirnya kebiasaan tersebut menjadi karakter yang nampak bagi orang lain. 


Langkah pertama adalah identifikasi diri sendiri, kekurangan dan kelebihan.

Langkah Kedua adalah definisikan hal apa dari anda yang ingin dilihat orang lain.

Langkah Ketiga adalah tentukan indikator apa saja yang akan membuat orang lain melihat anda seperti harapan anda.

Langkah Keempat adalah konsisten, dan berkelanjutan


Contoh sederhananya adalah anda seorang pendidik atau guru. anda ingin menampilkan diri sebagai pribadi yang rajin. Maka, untuk membangun personal branding sebagai guru yang rajin. Mulailah dengan identifikasi diri sebagai guru, dari sisi kekurangan dan kelebihan. Selanjutnya definisikan hal apa yang ingin anda munculkan di hadapan orang lain, misalnya rajin. Berikutnya adalah mulailah tentukan indikator apa saja, agar anda terlihat rajin. misalnya pergi ke kantor lebih dulu dari guru yang lain dan murid, membersihkan meja kerja anda. Indikator-indikator tersebutlah, harus anda jalankan secara konsisten hingga pada akhirnya membangun karakter’ dan menjadi ciri khas anda. nah itulah cara membangun personal branding.

 

Kaitan Personal Branding Dengan Kesuksesan

Personal branding tentu memiliki kaitan dengan kesuksesan, personal branding positif membuat orang lain percaya terhadap kualitas anda. Ketika orang lain percaya, maka anda akan lebih mudah memperoleh kesempatan-kesempatan dalam peningkatan jabatan, karir, maupun penghasilan.


Oke, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi rekan-rekan pembaca.


Erwin Noer
Erwin Noer Seorang pembelajar, fasilitator, dan juga penulis.

Posting Komentar untuk "Personal Branding: Pengertian, Tujuan, Manfaat, Cara Membangun, dan Kaitannya Dengan Kesuksesan"