Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Passive Income: Pengertian, Tujuan, Manfaat, Jenis, Cara Memiliki, dan Kaitannya Dengan Kesuksesan

  

Sumber: inews. id


Tentu kita tidak asing dengan istilah income, atau istilah lain seperti pemasukan atau penghasilan. Income sendiri, sebenarnya terdapat beberapa jenis. Ada yang namanya Active income ( Pendapatan Aktif), Passive Income ( Pendapatan Pasif), Royalty Income ( Pendapatan Royalti), dan Portfolio Income ( Pendapatan Portofolio). Dalam artikel ini Sahabat Membangun, ingin membahas tentang passive income.


Pembahasan ini menjadi penting karena hingga saat ini, masyarakat masih banyak yang kesulitan dalam menghasilkan income, dan sebagian besar bergantung pada penghasilan aktif. Penghasilan aktif, tentu sangat penting’ akan tetapi dengan memahami adanya passive income dan mulai menjadi kan passive income sebagai penunjang keuangan keluarga. Tentu hal ini sangat bermanfaat.


Bayangkan jika penghasilan aktif anda adalah sebesar 3 juta rupiah per bulan, kemudian kalian mulai memaksimalkan potensi passive income. Sangat bisa jadi, dalam sebulan penghasilan anda mencapai 5 juta rupiah. Karena adanya tambahan 2 juta rupiah dari passive income.


Pengertian Passive Income

Passive income itu sendiri adalah penghasilan pasif artinya pendapatan atau penghasilan yang bisa didapatkan oleh seseorang, atau sekelompok orang  atas kegiatan ekonomi yang dilakukan tanpa perlu berperan aktif. Passive income adalah lawan dari active income, jika active income diperoleh hanya bila seseorang melakukan aktivitas pekerjaan dan mendapatkan upah. Passive income, membuat seseorang tidak harus bersusah payah setiap saat untuk mendapatkan penghasilan. Bahkan passive income, bisa diperoleh ketika seseorang sedang tidur.


Lalu apakah passive income muncul begitu saja tanpa usaha ? Jawabannya tentu tidak, tetap perlu usaha. namun tidak banyak’ hanya di awal saja.


Tujuan Passive Income

Dengan mengoptimalkan potensi passive income, hal ini tentu sangat mendorong kekuatan keuangan yang dimiliki seseorang. Seseorang tidak lagi menjadikan penghasilan dari active income, sebagai satu-satunya sumber penghasilan. Akan tetapi, dengan adanya passive income’ seseorang bisa menjadikan keduanya sebagai sumber penghasilan.


Manfaat Passive Income

Passive income memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya adalah memperkuat kemampuan seseorang secara finansial atau dari sisi keuangan. Sebagai sebuah penghasilan tambahan, passive income menawarkan waktu yang sangat fleksibel. Jika, passive income sudah berjalan sesuai dengan kehendak, maka kesejahteraan diri, dan keluarga lebih terjamin. Bahkan sangat memungkinkan untuk mencapai pada level financial freedom atau kebebasan dalam hal keuangan.


Jenis-Jenis Passive Income

Inti dari passive income adalah penghasilan yang didapat tanpa perlu melakukan upaya yang banyak. Terdapat banyak jenis-jenis passive income, diantaranya adalah membuka toko online, membuat blog, membuat youtube, membuat kursus online, menjual produk digital, menyewakan Playstation, menyewakan rumah, dan lain sebagainya.


Cara Memiliki Passive Income

Dari setiap jenis passive income tentu melalui proses yang berbeda, akan tetapi sahabat membangun akan mengenalkan cara memiliki passive income melalui blog, dan youtube. keduanya memiliki kesamaan, yaitu kawan-kawan diawal perlu mempersiapkan konten yang menarik di dalam platform tersebut. Kemudian kawan-kawan dapat melakukan monetisasi, dengan adsense atau sejenisnya. Kawan-kawan juga dapat menawarkan jasa promosi melalui blog, atau youtube kalian. Di Awal tentu akan ribet, tetapi seterusnya kawan-kawan akan menuai hasilnya. Bahkan, saat kawan-kawan sedang tidur pun. Passive income kalian akan memberikan penghasilan kepada kawan-kawan.


Passive Income dan Kesuksesan

Passive income sebagai penghasilan tambahan, memiliki peran dalam mencapai kesuksesan. Karena dengan stabilnya keuangan kawan-kawan, tentu kawan-kawan akan menjadi lebih fokus dalam mencapai kesuksesan. Contoh sederhana adalah ketika kawan-kawan sedang menempuh pendidikan. Tentu rasanya berbeda ketika menempuh pendidikan dengan dipusingkan masalah keuangan, dengan menempuh pendidikan yang benar-benar bisa fokus.


Sekian artikel dari sahabat membangun, semoga bermanfaat…

Erwin Noer
Erwin Noer Seorang pembelajar, fasilitator, dan juga penulis.

Posting Komentar untuk "Passive Income: Pengertian, Tujuan, Manfaat, Jenis, Cara Memiliki, dan Kaitannya Dengan Kesuksesan"