Rabu, 17 Februari 2021

Jogging Sebagai Gaya Hidup, dan Terapi Diri


Oleh: Erwin Noer

Setiap individu, bahkan masyarakat secara bersama mengatakan tentang keinginan memiliki kehidupan yang ideal, artinya kehidupan yang damai, dan sejahtera. Namun, realitanya adalah kehidupan ini di warnai dengan problematika. Berbagai problematika, datang silih berganti. Misalnya, seseorang ingin menulis tetapi tidak tau caranya. Hal tersebut untuk sebagian orang adalah sebuah masalah. Namun, bagi sebagian yang lain bukanlah masalah. Artinya problematika ini, bagi setiap orang bentuknya akan berbeda-beda tergantung bagaimana seseorang tersebut menyikapi problem tersebut.

Maka pada artikel kali ini saya akan membahas 2 manfaat jogging, yaitu sebagai gaya hidup, dan terapi diri serta manfaat joging terhadap diri dalam menyikapi problematika kehidupan.

Jogging Sebagai Gaya Hidup/Sumber Gambar: Ngalam.co

Joging sebagai gaya hidup

Berbicara tentang joging, atau yang sering di kenal dengan kegiatan jalan kaki, sampai dengan lari-lari kecil. Jogging adalah salah satu bentuk dari olahraga fisik yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Artinya selain jogging masih banyak aktifitas fisik lain yang memiliki manfaat bagi tubuh.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa joging dapat menjadi gaya hidup ?

Sebagai gaya hidup, joging selain memiliki manfaat yang baik bagi tubuh, joging juga merupakan aktifitas yang murah, serta dapat di lakukan secara sendiri. Artinya tidak bergantung pada orang lain. misalnya olahraga sepak bola’ olahraga ini tentu membutuhkan tim, dan kalua pun di lakukan secara sendiri membutuhkan bola sebagai media dalam melakukan olahraga sepak bola.

Berbeda halnya dengan jogging, jogging dapat di lakukan secara individu, secara bersama, dan dapat di lakukan tanpa perlu mempersiapkan media  tambahan yang lain.

Joging dapat di lakukan dengan menggunakan alas kaki, atau tanpa alas kaki. Selain itu joging juga dapat di lakukan pada waktu pagi hari, sore hari, bahkan malam hari. Kalo mau di lakukan siang hari, juga bisa tapi tentunya membutuhkan stamina yang lebih besar. Namun, secara pribadi penulis blog erwinnoer.com ketika melakukan jogging, lebih memilih waktu di pagi hari, dan sore hari.

Dari uraian di atas, maka jogging menjadi tepat ketika di jadikan gaya hidup karena dapat di lakukan dengan biaya gratis, dan tanpa persiapa khusus. Sehingga tidak rumit ketika ingin menjadikan jogging sebagai gaya hidup.

Jogging sebagai terapi diri/Sumber Gambar: Tokopedia.com

 

Jogging sebagai terapi diri

Problematika kehidupan kadangkala, membuat diri menjadi penat, sulit kosentrasi, dan terkadang berdampak pada munculnya stress atau depresi pada diri. Kondisi tersebut bila di biarkan tentu akan berdampak buruk terhadap diri.

Sebuah problematika, tentu harus di hadapi, dan di cari jalan keluarnya. Akan tetapi pada kondisi diri yang kurang fit, kadangkala diri menjadi lebih sulit dalam menyikapi berbagai problematika. Sehingga hal tersebut menambah permasalahan terhadap diri, misalnya susah konsentrasi, atau bingung harus bagaimana. Maka, perlu upaya dalam meminimalisir.

Jogging sebagai terapi diri, memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Hal tersebut, karena dengan rutin melakukan jogging’ peredaran tubuh menjadi lebih lancar. Sehingga berdampak pada meningkatnya ketenangan diri, konsentrasi, dan yang pasti mengurangi kepenatan.

Sehingga jogging bila di lihat dari aspek kesehatan, memiliki manfaat terhadap diri, dan dapat di jadikan sebagai terapi diri.

Baca Juga :

 

Kemudian apa manfaat menjadikan joging sebagai gaya hidup, dan terapi diri dalam menyikapi sebuah problematika kehidupan ?

Di atas telah di ulas, tentang alasan mengapa joging layak di jadikan sebagai gaya hidup, dan terapi diri. Kemudian saya akan sampaikan tentang manfaat jogging terdahadap diri dalam menyikapi problematika kehidupan.

Problematika kehidupan, sebenarnya baik bagi diri seseorang. Karena seseoarang akan terdorong untuk mengatasi kondisi tersebut, dan mencari jalan keluar. Sehingga seseorang tersebut akan belajar dari problem tersebut, dan akan menjadi pengalaman berharga. Akan tetapi ketika problematika tidak dapat di atasi, tentu akan menjadi masalah besar bagi seseorang.

Problematika kadangkala akan menyebabkan kepenatan pikiran, stress, dan depresi. Maka, kondisi tersebut dapat menjadi ringan ketika seseorang memiliki rutinitas jogging. Di sadari atau tidak, jogging selain gratis, memiliki manfaat bagi tubuh. Manfaat dalam melancarkan peredaran darah, serta baik bagi kesehatan jantung, dan paru-paru.

Maka, ketika joging sudah menjadi rutinitas, seseorang akan lebih siap ketika sedang mengalami problematika kehidupan. setidaknya dapat mengurangi kepenatan, karena buruknya peredaran darah dalam tubuh. 

 

3 komentar:

  1. setuju bangett, jogging sebagai terapi diri. setelah penat bekerja di weekday, weekend saya peruntukkan untuk jogging dipagi hari. Apalagi kalo jogging di track yg viewnya bagus, stress langsung ilang hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe betul tuh bang, apalagi joging ini. Olahraga, yg gak memerlukan persiapan khusus.. Solusi, buat kawan" yg biasanya aktif di kegiatan olahraga yg melibatkan banyak orang. Jogging bisa menjadi alternatif..

      Hapus
  2. yes se 7 bosque cara sehat dan hemat

    salam gohealthtv

    BalasHapus

Tolong berkomentarlah dengan sopan, dan membangun blog ini. Hindari perbuatan SPAM

Introvert, jago komunikasi: perlukah?

Oleh: Erwin Noer Hallo, guys.. Hari ini gue mau bahas sebuah topik yang menarik. Topik gue ini tentang seseorang yang berkarakteristik intro...